TRUTHFULNESS
 

TRUTHFULNESS

TRUTHFULNESS

Tanggal : 04-April-2012, category : Character Quality
COVER REVISI ALTERNATIP 2.jpg

TRUTHFULNESS VS. DECEPTIONJujur vs Dusta
Kata jujur ("truthful", Inggris) diambil dari kata truth (kebenaran) yang berasal dari kata trust (kepercayaan). Kebenaran adalah kesesuaian fakta dan realitas. Kata itu membuat orang membayangkan integritas, ketelitian dan keadilan dalam perkataan atau tindakan seseorang. Kebenaran adalah kata atau tindakan yang konsisten dengan karakter Kristus, karena Yesus berkata, ?Akulah kebenaran.? (Yoh 14:6)Jujur bersifat mutlak secara universal. Bayang-bayang ketidakjujuran terjadi bila orang mengatakan "bohong putih" berkata bohong untuk melindungi seseorang, melebih-lebihkan, atau hanya berkata setengah benar dengan maksud untuk menipu.Mungkin saja ada saat yang tidak tepat untuk memberikan jawaban, tetapi jangan pernah mengabaikan Perintah Kesembilan, yang berbunyi. "Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu." (Ams 11:1 dan 16:11)Lawan dari kebenaran adalah berbohong, menipu, tidak jujur, berdusta, dan memberikan gambaran yang keliru.Kebenaran adalah sifat Allah, dan kebohongan adalah sifat setan, karena, "... di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta" (Yoh 8:44). Setan juga disebut si Penipu, dan dia terlihat secara aktif dalam kebohongan setiap hari.
Character DefinitionsEarning future trust by accurately reporting past facts (IBLP).Memperoleh kepercayaan di masa akan datang dengan melaporkan fakta di masa lalu secara akurat.Facing the consequences of a mistake (IBLP).Menghadapi konsekuensi dari sebuah kesalahan.Telling or disposed to tell the truth (Truth: sincerity in action, character, and utterance).Menceritakan atau cenderung mengatakan kebenaran (Kebenaran: ketulusan dalam tindakan, karakter, dan ucapan).
Ayat Alkitab Terkait dengan Kejujuran
Abraham Kejadian 12:14-20Isakh Kejadian 26:6-11Yakub Kejadian 27:1-29Yakub dan anak-anaknya Kejadian 37:31-35Yosua dan Kaleb Bilangan 13:1-14:38Ananias dan Safira Kis 5
How to Demonstrate TruthfulnessBagaimana Mempraktekkan Sikap Jujurto Godkepada Tuhan"Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembahNya dalam roh dan kebenaran." (Yoh 4:24)Clear your conscience by confessing secret sins.Bersihkan hati kita dengan mengakui semua dosa yang tersembunyi.Realise that nothing is hid from God.Sadari bahwa tidak ada yang tersembunyi di hadapan Tuhan.Recognise that there is a cost of hiding from God. (Proverbs 28:13)Akui bahwa ada harga yang harus dibayar ketika menyembunyikan sesuatu dari hadapan Tuhan. (Amsal 28:13)Fulfil past promises and vows.Tepati janji dan nazar di masa lalu.Put on the "Belt of Truth"Kenakan "Ikat Pinggang Kebenaran".
to Parentskepada Orang Tua"Aku sangat bersukacita, bahwa aku mendapati... anak-anakmu hidup dalam kebenaran sesuai dengan perintah yang telah kita terima dari Bapa." (2 Yoh 1: 4)Clear your conscience with them.Bersihkan hati Anda dengan orang tua Anda.Never promise anyone not to tell your parents.Jangan berjanji kepada siapapun untuk tidak menceritakan sesuatu hal kepada orang tua Anda.Seek your parents approval on all friendships.Mintalah persetujuan kepada orang tua untuk semua hubungan persahabatan.Do not secretly listen to music that you know your parents would disapprove.Jangan diam-diam mendengarkan musik yang Anda tahu orang tua Anda tidak setuju dengan musik tersebut.Share with your parents areas of moral weakness and ask for their help and protection.Berbagi dengan orang tua dalam area kelemahan moral dan meminta pertolongan serta perlindungan dari mereka.
to your Employerskepada Pimpinan"Karena kami memikirkan yang baik (honest KJV), bukan hanya di hadapan Tuhan, tetapi juga di hadapan manusia." (2 Kor 8:21)Be punctual.Jadilah orang yang tepat waktu.Respect your employer's property and time.Hargai harta benda dan waktu pimpinan Anda.Refuse to compromise the truth in order to gain money.Tolak kompromi melawan kebenaran demi mendapatkan uang.
to your Church Leaderskepada Pemimpin Gereja"Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota." ( Ef 4:25)Be accountable to your pastor or church leader.Miliki sikap tanggung jawab kepada Pendeta atau Pemimpin Gereja Anda.When you sing a hymn, ask yourself, "Do I really mean these words, or how can I make them true right now?"Bila Anda menyanyikan pujian, tanyakan pada diri sendiri,"Apakah saya bersungguh-sungguh dengan kata-kata ini, atau bagaimana saya bisa membuat kata-kata ini benar-benar menyatakan hati saya saat ini?"Make sure that the music you listen to is true to the nature of God rather than the sound of the world.Yakinkan bahwa musik yang Anda dengar mencerminkan karakter Allah, bukan suara dunia.
The "I Wills" of TruthfulnessSaya "Akan" dari KejujuranI will tell the truth.Saya akan mengatakan yang sebenarnya.I will encourage others to tell the truth.Saya akan mendorong yang lain untuk mengatakan kebenaran.I will not cheat or steal.Saya tidak akan berbuat curang atau mencuri.I will admit it when I am wrong.Saya akan mengakui kesalahan saya jika saya berbuat salah.I will not exaggerate to make things seem different than what they are.Saya tidak akan membesar-besarkan sesuatu sehingga tampak berbeda dari kenyataannya.
Bagaimana meruntuhkan benteng dusta?- Memahami bahwa Allah Mahatahu.- Menerima Firman Tuhan sebagai satu-satunya sumber kebenaran.- Mencari kehendak Allah melalui firmanNya, apa yang Tuhan mau untuk kita lakukan.- Menjaga pikiran dari tipuan dunia.- Mengerti beratnya konsekuensi bila melakukan kebohongan.- Terbuka di hadapan Allah.- Mengakui setiap kesalahan.
Bagaimana mengimbangi "Kejujuran"?CermatAnda dapat mendengar kebenaran tentang seseorang atau sesuatu tetapi memberikan informasi yang salah karena Anda tidak menyelidiki untuk mendapatkan faktanya. Kebenaran yang hanya separuh berbahaya dan memperdaya, karena ini membiarkan orang lain menginterpretasi sendiri dengan informasi yang salah lalu mengutip Anda sebagai sumbernya.Tajam MembedakanKetika Anda telah memperoleh seluruh fakta, belum tentu tepat untuk menceritakan semua yang Anda ketahui. Mungkin dia bukan orang yang tepat untuk mendengar informasi tersebut, atau mungkin juga waktunya belum tepat. Jika ia tidak siap untuk mendengar yang sebenarnya, ia akan bereaksi pada Anda karena Anda telah menceritakannya.Murah HatiAnda mungkin telah memiliki seluruh fakta dan orang tersebut sudah siap untuk mendengar kebenarannya, tetapi kemurahan hati akan mengarahkan Anda untuk memilih kata-kata yang tepat, nada suara, dan bagaimana Anda menceritakannya. Alkitab seringkali menggabungkan kemurahan hati dan kebenaran, karena, ?Dengan kasih dan kesetiaan ("By mercy amd truth,..."KJV), kesalahan diampuni..."(Ams 16:6)Kasih SejatiAllah memerintahkan kita untuk mengatakan kebenaran dengan kasih. (Lihat Ef 4:15) Kasih menuntut Anda untuk memiliki motivasi yang benar di dalam menyampaikan kebenaran dan bahkan mengorbankan diri Anda saat menyampaikannya. Kasih berarti bahwa Anda mendahulukan kesuksesan orang lain, tanpa memperhitungkan harga yang harus Anda bayar. Jika seseorang bereaksi pada kebenaran atau pada Anda karena telah menceritakannya, kasih berarti Anda tidak mengasingkannya dalam emosi Anda. Kesalahannya mungkin memisahkan dia dari Anda untuk sementara, tetapi kesetiaan doa Anda dan kewaspadaan akan kesempatan berinvestasi di dalam hidupnya akan menunjukkan bahwa hidup Anda dan kata-kata Anda konsisten dengan karakter Allah, yang adalah Kasih, dan dengan Tuhan Yesus Kristus, yang adalah Jalan, kebenaran dan Hidup.